Siapa yang tak kenal dengan semriwingnya aroma daun mint. Banyak orang mulai mengenalnya dari permen dan minuman. Bahkan sekarang rokok pun juga memanfaatkan mint dalam campurannya. Aroma mint memang terasa sangat menyegarkan ketika mengkonsumsinya.
rumpun daun mint dalam polibag
Pada awalnya tidak ada minat untuk mengambil tanaman ini untuk dijadikan koleksi. Saya mengira daun mint hanya bisa tumbuh di dataran tinggi dan sejuk, ternyata itu pengetahuan yang salah. Setelah membaca banyak artikel, banyak orang yang bisa merawatnya di kota yang di dataran rendah dan panas, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. hehehe.
beberapa koleksi rumpun daun mint yang dijual
Teman saya sendiri juga ada juga yang merawatnya di halaman terbuka di sebuah lahan pinggir kota. Ketika berkunjung ketempatnya untuk membeli benih tanaman, saya juga minta sedikit rumpun daun mint. Sambil kuhirup-hirup aroma tanaman daun terebut, ternyata bengini ya aroma asli daun mint. Selama ini cuma bisa menikmati dari permen atau minuman. Benar-benar bisa membuat rileks seperti di ruang terapi.
panjang daun bisa mencapai lebih dari 5cm
Perbanyakan tanaman daun mint sangat mudah, hanya dengan potongan batang beberapa ruas sudah bisa tumbuh dengan sistem stek. Informasi yang saya cari dari artikel di internet dan cerita teman-taman, ada dua cara untuk mengawalinya selain menanam dari biji. Cara yang pertama, potongan batang dicelup ke wadah berair beberapa hari hingga keluar akar, kemudian baru ditanam ke media tanam. Cara yang kedua yaitu potongan batang bisa langung ditancap ke media tanam. proses selanjutnya yaitu ditempatkan pada tempat yang teduh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar